JAKARTA (Arrahmah.com) - Banyak mulut usil yang bertanya, kenapa FPI yang giat menutup tempat maksiat di sejumlah daerah, tapi di sekitar Tanah Abang, wilayah dimana FPI bermarkaz tidak pernah digempur. Kenapa?
Inilah jawaban Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) saat Jurnalis Islam Bersatu meneruskan pertanyaan masyarakat tentang kawasan esek-esek di Bongkaran, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Habib Rizieq menegaskan, laskar FPI sudah tiga kali menyebu Bongkaran untuk dibersihkan. Sebulan – dua bulan bersih, memasuki bulan ketiga, “lapak seks” Bongkaran muncul lagi. FPI pun tidak bisa mempertahankan Bongkaran dalam keadaan bersih setelah dibongkar.


