Kamis, 22 Agustus 2013

Jawaban Habib Rizieq kenapa tempat maksiat di Tanah Abang sulit dibersihkan


JAKARTA (Arrahmah.com) - Banyak mulut usil yang bertanya, kenapa FPI yang giat menutup tempat maksiat di sejumlah daerah, tapi di sekitar Tanah Abang, wilayah dimana FPI bermarkaz tidak pernah digempur. Kenapa?
Inilah jawaban Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) saat Jurnalis Islam Bersatu meneruskan pertanyaan masyarakat tentang kawasan esek-esek di Bongkaran, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Habib Rizieq menegaskan, laskar FPI sudah tiga kali menyebu Bongkaran untuk dibersihkan. Sebulan – dua bulan bersih, memasuki bulan ketiga, “lapak seks” Bongkaran muncul lagi. FPI pun tidak bisa mempertahankan Bongkaran dalam keadaan bersih setelah dibongkar.

Pernyataan Hizbut Tahrir Indonesia “MENGUTUK PEMBANTIAN RAKYAT MESIR”


Seperti telah luas diberitakan, akhirnya pihak militer Mesir membuktikan ancamannya. Dengan brutal, pada Rabu, 14 Agustus lalu, mereka menembaki para demonstran yang tengah melakukan aksi damai di lapangan Rabiah al Adawiyah dan bundaran al Nahdhah, Kairo, Mesir, memprotes kudeta Presiden Muhammad Mursi baru lalu dilakukan oleh militer. Menurut pemerintah Mesir, ratusan orang meninggal dan luka-luka. Tapi menurut pihak Ikhwanul Muslimin, sebagaimana yang dikutip stasiun televisi Aljazeera (14/8), terdapat lebih dari 3000 tewas dan belasan ribu luka-luka akibat serangan keji dan mengerikan itu. Sebagian besar korban terbunuh akibat tembakan peluru. Sebagian mayat bahkan hangus terbakar. Diantara korban, terdapat tiga orang jurnalis yang tewas ditembak saat tengah bertugas.

Harapan akan Rekonsiliasi di Mesir Menipis

Sebuah foto yang disebar lewat akun Twitter seorang fotografer asal Alexandria menampilkan sebagian warga Mesir masih bisa bersantai dan bercengkerama di pantai sementara di latar belakang asap hitam mengepul dari pusat kota Kairo. | Huffington Post


KAIRO, KOMPAS.com_21Agustus2013 — Harapan banyak pihak akan rekonsiliasi di Mesir menipis setelah pemerintah militer menangkap pemimpin tertinggi Ikhwanul Muslimin (IM), Muhammad Badie. Badie ditangkap Selasa (20/8/2013) dini hari di sebuah apartemen di dekat Masjid Rabaah al-Adawiyah di Distrik Nasr City.


Petinggi IM lain turut ditangkap, seperti pengusaha Hassan Malik dan salah satu juru bicara IM, Yusuf Talaat. IM langsung menunjuk Mahmud Ezzat sebagai pemimpin sementara IM. Ezzat selama ini menjabat deputi utama pemimpin tertinggi IM.